MOLECULAR-DESIGNS – Dunia kuliner penuh dengan keanekaragaman yang mencengangkan, mulai dari hidangan tradisional hingga kreasi eksentrik yang menguji batas-batas keberanian dan selera kita. Berikut adalah lima makanan yang dianggap paling aneh di dunia:

  1. Casu Marzu (Keju Busuk), Italia:
    • Casu Marzu, berasal dari Sardinia, Italia, adalah keju pecorino yang telah dibiarkan fermentasi sampai tingkat yang melampaui keju lumrah. Keju ini menjadi sarang bagi larva lalat keju, yang pencernaan mereka memberi keju tekstur yang sangat lembut dan meningkatkan tingkat fermentasi. Casu Marzu dianggap ilegal di banyak tempat karena risiko kesehatan yang dikaitkan dengannya, tetapi masih dicari oleh pecinta keju yang berani.
  2. Hákarl (Hiu Busuk), Islandia:
    • Hákarl adalah daging hiu Greenland yang telah difermentasi dan dikeringkan selama beberapa bulan. Hiu ini, yang awalnya beracun karena kandungan urea dan trimethylamine oxide-nya, melalui proses fermentasi sehingga aman untuk dikonsumsi. Dengan baunya yang tajam dan rasa yang kuat, Hákarl merupakan tantangan bagi banyak pengunjung yang mencoba makanan tradisional Islandia ini.
  3. Balut (Telur Embrio), Filipina:
    • Balut adalah telur bebek yang telah dibuahi dan diinkubasi antara 14 hingga 21 hari sebelum direbus dan dimakan langsung dari cangkangnya. Hidangan ini adalah jajanan jalanan populer di Filipina dan dianggap sebagai sumber protein yang baik. Meski bagi sebagian orang ide memakan embrio burung mungkin tampak aneh, balut memiliki penggemar setia.
  4. Surströmming (Ikan Terfermentasi), Swedia:
    • Surströmming adalah ikan haring Baltik yang telah difermentasi dalam tong terbuka selama beberapa bulan. Ikan ini terkenal dengan baunya yang sangat kuat saat kaleng dibuka, yang seringkali bisa membuat orang merasa mual. Namun, bagi banyak orang Swedia, surströmming adalah hidangan tradisional yang dinikmati dengan kentang, bawang, dan krim asam.
  5. Fugu (Ikan Buntal), Jepang:
    • Fugu adalah salah satu hidangan paling berbahaya di dunia. Ikan buntal memiliki toksin yang mematikan jika tidak diolah dengan benar. Hanya koki berlisensi yang diizinkan untuk menyiapkan fugu, yang mereka lakukan dengan presisi yang sangat hati-hati untuk menghindari kontaminasi. Meski berisiko, para penggemar makanan ini rela membayar harga tinggi untuk sensasi rasa dan adrenalin yang ditawarkan fugu.

Kesimpulan:
Makanan-makanan ini mungkin tampak aneh bagi sebagian orang, tetapi bagi yang lain, mereka adalah bagian penting dari warisan kuliner dan pengalaman bersantap yang unik. Meskipun tidak semua makanan ini akan menarik bagi setiap palet, mereka menawarkan jendela ke dalam budaya dan tradisi yang beragam di seluruh dunia, mengingatkan kita bahwa ‘aneh’ seringkali relatif, tergantung pada perspektif dan pengalaman pribadi kita.